Anak usia 3 – 4 tahun sudah mulai masuk sekolah, ia mulai belajar bersosialisasi dan beradaptasi dengan lingkungan barunya. Sebelumnya dia hanya bergaul dengan orang tua atau orang yang tinggal di rumahnya, kini dia harus bertemu dengan banyak orang. Dia harus belajar beradaptasi dengan lingkungan barunya, nah kemampuan beradaptasi dengan cepat mempunyai nilai plus bagi anak. Disini akan kelihatan seperti apa pendidikan yang sudah dilakukan selama ini dari orang tuanya terhadapa anaknya. Jika anak itu pemalu atau menangis atau menunjukkan respon penolakan dengan berbagai cara, kemungkinan ini menunjukkan bahwa anak selalu diatur dengan otoritas dari orang tua sepenuhnya. Baca lebih lanjut
Penetapan Tujuan Bagi para Mama
Hallo para ibu dirumah, bagaimana dengan Aktivitas Anda? Tentu banyak yang belum selesai dan mungkin sampai nanti akan tidur belum selesai. Oke, disini saya akan berbagi tips cerdas bagaimana agar menjadi mama idola dan disukai oleh keluarga. Yang pertama adalah tetapkan tujuaan kita terlebih dahulu dari berbagai sisi. Sisi sisi ini bisa Anda buat sendiri sesuai dengan kepentingan Anda. Contohnya, Tujuan utama sebagai seorang ibu yakni mencerdaskan anak. Mengenai caranya bisa Anda lakukan dengan berbagai cara, bisa menetapkan waktu khusus untuk belajar, bermain sambil belajar dan selalu mendampingi buah hati dalam segala kegiatannya, semua terserah Anda disesuaikan dengan waktu dan kesempatan yang ada. Tujuan kedua adalah bagaimana agar anak sehat. Bagaimana caranya? Lain kali akan kita bahas pada kesempatan lainnya. Itu baru tujuan utama sebagai seorang ibu bagi anaknya.
Sekarang tujuan Anda sebagai seorang istri, bisa Anda jabarkan sendiri sesuai dengan suami Anda. Tujuan selanjtnya mungkin Anda sekarang sedang menggeluti bisnis sampingan selain mengurus rumah tangga, apa yang Anda tetapkan sebagai tujuan Anda, begitu dan seterusnya. Sehingga jika Anda sudah menetapkan tujuan dari berbagai peran Anda maka akan memudahkan Anda untuk bisa fokus dalam kegiatan Anda, tidak terkecoh oleh orang lain yang mungkin jika dilihat secara kasat mata dia lebih maju dari Anda. Tapi tenang, Tujuan Anda pun sama tergantung cara Anda dalam mengkreasikan dalam menempuh tujuan Anda. Oke, saya kira cukup sekian dulu tips dari saya, semoga bermanfaat.
Oke
Tanamkan Cinta dan Taat Kepada Allah Dalam Qalbu Anak
Ingin mengedepankan akidah dalam mendidik anak, agar kelak ia bisa memilah dan memilih mana yang harus dia tempuh
Tanamkan Cinta dan Taat Kepada Allah Dalam Qalbu Anak Banyak kita dengar sebagian ibu-ibu menyaringkan suara-suara mereka, mewanti-wanti dan memberikan ancaman kepada anak dengan ungkapan “Kalau kamu begitu, Rabb-ku tidak akan mencintaimu, … Kalau kamu begitu Allah akan menyiksamu, … Jika kamu terus begitu Allah akan mengadzabmu, Allah akan memarahimu, … Allah akan menempatkanmu dalam api neraka yang sangat panas” Model demikian terkadang bisa menumbuhkan dalam jiwa sang anak gambaran yang jelek. Benar, memang kita harus mengingatkan sang anak dengan keagungan dan kemahakuasaan Allah, surga dan neraka sehingga tumbuh dalam qalbu sang anak pengagungan terhadap Allah, takut kepadanya, hingga terkumpullah padanya dua hal berharap sekaligus takut kepada-Nya. Akan tetapi, tidak semestinya orang tua lebih banyak mewanti-wanti, menakut-nakuti, kaitkanlah anakmu dengan Allah, ingatkan ia akan luasnya rahma-Nya, keutamaan, dan kebaikan. Jika engkau ingin memotivasi sang anak untuk berjiwa tulus, maka ingatkan kepadanya akan keutamaan sifat tulus, Allah ta’alaa cinta kepada orang-orang… |
Lihat pos aslinya 345 kata lagi
Informasi itu penting, sekalipun kepada anak kecil.
Terimakasih informasinya Bun…
Pernah melihat anak kecil tidak mau masuk rumah ketika kita berkunjung di rumah saudara atau teman kita? Sebagai seorang Ibu saya sering mengalaminya dulu di anak pertama. Kadang hati jadi gemes, ini anak kenapa sih tidak mau masuk rumah.
Alhamdulillaah, ketika mulai rutin mengikuti seminar tentang pengasuhan anak, sedikit jadi lebih tahu bagaimana tahapan perkembangan anak. Kejadian seperti di atas mungkin bisa berbeda kasus dengan sebab yang berbeda pula, namun dalam tulisan ini saya mengulasnya dalam kaitannya dengan sebuah informasi.
Informasi itu penting kita sampaikan kepada siapapun baik orang dewasa maupun anak kecil. Informasi itu meliputi seluruh hal tanpa kecuali. Yah, pernah membayangkan tidak jika kita tiba-tiba dibawa oleh seseorang tanpa diberitahu terlebih dahulu kita mau dibawa kemana, mau ngapain di sana dan ada siapa dan apa saja di sana? Sampai tempat tujuan mungkin respek kita berbeda sesuai persepsi kita,karena tidak diinformasikan terlebih dahulu, sehingga membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan…
Lihat pos aslinya 298 kata lagi
Iman berbeda dengan karakter
Ibu berperan penting dalam pendidikan anaknya, mari kita berdayakan para ibu Indonesia untuk memperbaiki generasi selanjutnya